Daftar Isi :
Munculah sebuah pertanyaan. Bagaimana pembagian peran pemerintah dan satuan pendidikan dalam pembelajaran paradigma baru? Langsung saja ini merupakan tugas pemerintah.
Pemerintah berperan menyiapkan:
- Profil Pelajar Pancasila
Kompetensi dan karakter yang tertuang dalam 6 dimensi, berfungsi sebagai penuntun arah yang memandu segala kebijakan dan pembaruan dalam sistem pendidikan Indonesia, termasuk pembelajaran dan asesmen - Struktur kurikulum
Jabaran mata pelajaran beserta alokasi jam pembelajaran - Capaian Pembelajaran
Kompetensi dan karakter yang dicapai setelah menyelesaikan pembelajaran dalam kurun waktu tertentu - Prinsip Pembelajaran dan AsesmenBerfungsi sebagai nilai-nilai yang mendasari pelaksanaan pembelajaran dan asesmen
Pertanyaan lain juga muncul Komponen apa saja yang dikembangkan satuan pendidikan?
Maka jawabannya adalah sebagai berikut:
- Kurikulum operasional
Menjabarkan kebijakan, rencana program dan kegiatan yang akan dilakukan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran paradigma baru - Perangkat Ajar
Berbagai perangkat yang digunakan untuk mendukung pembelajaran paradigma baru.
Pemerintah menyediakan contoh kurikulum operasional dan beragam perangkat ajar untuk membantu satuan pendidikan dan pendidik yang membutuhkan referensi atau inspirasi dalam pembelajaran. Satuan pendidikan diberikan kemerdekaan untuk memilih atau memodifikasi contoh kurikulum operasional dan perangkat ajar yang tersedia, atau membuat sendiri sendiri, sesuai dengan konteks, karakteristik, serta kebutuhan peserta didik
Kompetensi dan karakter yang dijabarkan dalam Profil Pelajar Pancasila dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui budaya sekolah, pembelajaran intrakurikuler, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan ekstrakurikuler.
Gambar 3 menjelaskan bagaimana satuan pendidikan dapat mencapai Profil Pelajar Pancasila melalui pembelajaran intrakurikuler, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila, kegiatan ekstrakurikuler, dan dukungan budaya sekolah. Struktur kurikulum menjadi dasar perancangan pembelajaran intrakurikuler dan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Sementara untuk kegiatan ekstrakurikuler dan budaya sekolah dapat dikembangkan oleh satuan pendidikan sesuai dengan kapasitas dan karakteristik peserta didik masing-masing.
Dokumen ini berfungsi sebagai salah satu sumber informasi untuk memberikan gambaran umum tentang konsep dan pelaksanaan pembelajaran paradigma baru bagi para pemangku kepentingan, meliputi: Dinas Pendidikan, pengawas, kepala sekolah, orang tua, dan mitra terkait lainnya. Selain itu, dalam dokumen ini terdapat dokumen-dokumen lain yang akan menjelaskan lebih perinci setiap komponen dalam pembelajaran paradigma baru.
Prinsip pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan
Berpusat pada peserta didik
yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik. Profil Pelajar Pancasila selalu menjadi rujukan pada semua tahapan dalam penyusunan kurikulum operasional sekolah.
Kontekstual
menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan, konteks sosial budaya dan lingkungan, serta dunia kerja dan industri (khusus SMK), dan menunjukkan karakteristik atau kekhususan peserta didik berkebutuhan khusus (khusus SLB).
Esensial
yaitu memuat semua unsur informasi penting/ utama yang dibutuhkan dan digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah dipahami
Akuntabel
dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual
Melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Pengembangan kurikulum satuan pendidikan melibatkan komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan antara lain orang tua, organisasi, berbagai sentra, serta industri dan dunia kerja untuk SMK, di bawah koordinasi dan supervisi dinas Pendidikan atau kantor kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama sesuai dengan kewenangannya
Untuk mengetahui informasi seputar pembelajaran lainnya secara Lengkap dan pemberitahuan terbaru seputar proses pembelajaran daring, bapak ibu guru dapat beragubung di Grup WhatsApp dan Telegram kami Klik di sisni.

